Bekerja di kapal pesiar membutuhkan dokumen pelaut yang lengkap, valid, dan sesuai dengan persyaratan perusahaan pelayaran. Karena itu, sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, calon kru perlu memastikan seluruh dokumen sudah siap. Selain itu, beberapa posisi juga membutuhkan sertifikat pelaut, dokumen perjalanan, serta dokumen pendukung lainnya. Artikel ini membahas dokumen pelaut untuk kapal pesiar, mulai dari persyaratan utama hingga proses pengurusannya.
Dokumen Pelaut untuk Kapal Pesiar yang Wajib Di siapkan
Pertama, siapkan paspor yang masih berlaku. Selanjutnya, pelaut perlu memiliki Buku Pelaut sebagai salah satu dokumen identitas profesi. Selain itu, sertifikat kompetensi dan sertifikat pelatihan sesuai posisi juga menjadi bagian penting dalam proses perekrutan.
Untuk kru kapal pesiar, beberapa dokumen yang umum di minta antara lain:
- Paspor aktif dengan masa berlaku yang memadai.
- Buku Pelaut sesuai ketentuan yang berlaku.
- BST dan sertifikat STCW sesuai kebutuhan posisi.
- Seaman Medical Certificate atau dokumen kesehatan pelaut sesuai persyaratan perusahaan.
- Certificate of Competency (COC) atau sertifikat terkait jabatan, jika di wajibkan.
- Visa pelaut atau visa kru apabila negara tujuan dan perusahaan mensyaratkannya.
- Dokumen pendukung seperti surat pengalaman kerja, sertifikat pelatihan, dan dokumen identitas.
Cek Masa Berlaku Sebelum Berangkat
Namun, memiliki dokumen saja belum cukup. Anda juga perlu memeriksa masa berlaku setiap dokumen. Misalnya, paspor, sertifikat pelatihan, medical certificate, dan visa dapat memiliki masa berlaku berbeda. Oleh karena itu, lakukan pengecekan sejak menerima jadwal keberangkatan. Dengan demikian, Anda dapat menghindari masalah administrasi ketika proses joining kapal sudah dekat.
Proses Pengurusan Dokumen Pelaut
Prosesnya biasanya di mulai dari pemeriksaan dokumen pribadi. Setelah itu, pelaut melengkapi sertifikat yang belum tersedia. Selanjutnya, lakukan pemeriksaan kesehatan dan pengurusan dokumen perjalanan sesuai kebutuhan. Jika kapal atau negara tujuan membutuhkan visa tertentu, proses visa dapat di lakukan setelah persyaratan terpenuhi.
Selain itu, setiap perusahaan pelayaran dapat menerapkan persyaratan berbeda. Karena itu, jangan hanya mengandalkan daftar umum. Periksa juga joining instruction atau daftar dokumen dari perusahaan agar tidak ada berkas yang terlewat.
Kenapa Menggunakan Jasa Pendampingan?
Mengurus dokumen pelaut secara mandiri memang memungkinkan. Akan tetapi, banyaknya persyaratan dapat membuat proses terasa rumit. Karena itu, pendampingan dapat membantu memeriksa kelengkapan, masa berlaku, legalisasi, hingga kebutuhan visa. Dengan pemeriksaan lebih awal, risiko keterlambatan keberangkatan juga dapat ditekan.
FAQ Dokumen Pelaut untuk Kapal Pesiar
Apakah Buku Pelaut wajib untuk bekerja di kapal pesiar?
Pada banyak posisi pelaut, Buku Pelaut menjadi dokumen penting. Namun, persyaratannya tetap mengikuti jabatan dan kebijakan perusahaan.
Apakah kapal pesiar membutuhkan sertifikat STCW?
Umumnya, kru yang bekerja pada posisi tertentu perlu memenuhi pelatihan dan sertifikasi STCW sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapan sebaiknya dokumen pelaut di siapkan?
Sebaiknya persiapkan jauh sebelum keberangkatan. Dengan begitu, Anda memiliki waktu untuk memperbaiki dokumen yang belum lengkap atau kedaluwarsa.
Apakah visa termasuk dokumen pelaut?
Visa merupakan dokumen perjalanan, bukan sertifikat pelaut. Namun, visa dapat menjadi persyaratan wajib apabila negara tujuan atau perusahaan memintanya.
Bisakah pengurusan dokumen pelaut di bantu agen?
Bisa. Pendampingan dapat membantu proses pengecekan, persiapan, legalisasi, dan pengurusan dokumen sesuai kebutuhan perjalanan.